Tampilkan postingan dengan label hacker. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hacker. Tampilkan semua postingan

Kamis, 28 Agustus 2014

Perang Hacker Team Balkita Vs Team Cyber4rt HI

Bosan melawan hacker malaysia... para hacker anak negeri mulai melakukan perang hacking dan saling mendeface satu sama lain sesama anak negeri... jadi ingat kasus antara x-code VS kaskus

Berawal tanggal 25 juli kemarin muncul KONTROVERSI BUG BLANKER NOTES DAN PATCHING TEAM FACEBOOK... seorang bernama Aswin Bahar dari HI (Cyber4rt) telah melaporkan BUG blank note facebook dan benar saja BUG tersebut cepat2 di tanggapi oleh tim facebook... dan sebagai imbalan, aswin bahar mendapat imbalan ribuan dollar dari tim facebook... tidak hanya itu... namanya terpampang paling pertama di www.facebook.com/whitehat bangga salah seorang putra bangsa menjadi rangking pertma hacker whitehat facebook... tapi masalah mulai muncul ketika aswin bahar memposting foto SS pesan dari tim developer facebook di group facebook hacker indonesia....


munculah komentar anak balikita yang mengklaim bahwa penemu BUG blank note bukanlah aswin bahar melainkan seorang admin/member cewek balikita forum bernama Dewishytianaomy Chan dan


dari sinilah muncul keributan antara anak2 balikita dan anak2 cyber4rt... mereka saling melempar argumen.... anak2 balikita tidak terima hasil kreatifitas anak negeri di report ke facebook tanpa konfirmasi terlebih dahulu kepada pencipta script tersebut apa lagi kreatifitas tersebut buatan sesama anak negeri. menurut mereka perlakuan semacam itu bisa mengancam kreatifitas anak negeri kedepannya. apalagi tujuannya hanya untuk mendapatkan bonus dari facebook... argument lain di lemparkan anak2 cyber4rt menurut mereka report tersebut sah sah aja... karena bukan masalah siapa yang menemukan pertama kali melainkan siapa yang melaporkan pertamakali

dan usut punya usut ternyata benar penemu blank note bukan lah aswin bahar melainkan Dewishytianaomy Chan seorang admin / member cewek balikita forum...

perang tidak sampai pada argumen masing masing... tidak terima groupnya di serang dengan argument yang tidak menyenangkan dan semakin disudutkan

sesepuh cyber4rt bernama Angga Bhandel... langsung mendeface forum balikita beberapa jam yang lalu

setelah web forum balikita di deface oleh tim HI yang memaksa anak balikita harus skip web mereka untuk menunggu Hosting / VPS... anak balikita tidak tinggal diam.... hari ini salah satu admin balikita yang bernama andre (founder surabayag3tar) berhasil menjebol group facebook HI... yang membuat saya berdecak kagum... kok bisa doi langsung jadi admin di group itu tanpa melalui hacking FB adminnya terlebih dahulu...????
 
ReadFull Article ..

Jumat, 22 November 2013

5 Aksi Hacker Muda yang Bikin Heboh



 - Tak sedikit hacker yang masih berusia belia melakukan kenakalan dengan meretas sebuah situs. Namun di antara banyaknya remaja pintar tersebut, 5 hacker berikut mungkin bisa dibilang sebagai biang kerok, sebab sukses bikin kehebohan.
Dalam dua tahun terakhir memang banyak sekali peretas remaja yang menunjukkan kenakalannya dengan membobol suatu situs, mencuri data di dalamnya, hingga melakukan penyadapan hanya untuk kesenangan belaka.

Ada hacker yang bernasib baik hingga kemudian memiliki penghasilan sendiri dari keahlian yang dimiliknya. Namun ada juga yang berakhir di balik jeruji besi karena dianggap sangat merugikan. 




Mencuri Karya Penyanyi Kondang


Tahun lalu hacker yang menamakan dirinya DJ Stolen berhasil meretas ke dalam komputer beberapa penyanyi pop ternama seperti Lady Gaga, Ke$ha, Leona Lewis, Justin Timberlake, dan Mariah Carey.

Setelah sukes menyusup ke dalam komputer para artis tersebut, pelaku yang saat itu masih berusia 18 tahun langsung mencuri seluruh lagu yang belum dipublikasikan penyanyi tersebut.
Berkat kenakalannya, remaja tersebut berhasil mendulang uang lebih dari 15,000 euro. Namun pada akhirnya ia harus rela meringkuk di balik jeruji selama 18 bulan.


Menyerang Pentagon, CIA, Sony dan Nintendo

Aksi Ryan Cleary, 20 tahun dan Jake Davis, 19 tahun memang sangat menghebohkan. Bagaimana tidak? Keduanya menyerang sistem keamanan situs besar seperti CIA, Pentagon, News International, Sony, Nintendo, Arizona State Police, dan 20th Century Fox.

Hebatnya lagi serangan yang menggunakan metode DDoS itu mereka lakukan dari kamar tidur. Kini keduanya tengah menjalani proses hukum untuk bertanggung jawab atas aksinya tersebut.


Menggempur Server Call of Duty


Berbeda dengan peretas lainnya yang menyerang situs-situs besar, hacker yang juga hobi bermain game ini justru meretas ke dalam server Call of Duty Modern Warfare 2.
Beruntung, perbuatannya itu tidak membawa ia ke balik jeruji besi, melainkan malah dilirik oleh Microsoft untuk dipekerjakan sebagai salah satu karyawannya.



90 Hari, Bobol 259 Situs

Pemerintah Australia beberapa waktu lalu sempat dihebohkan dengan kelakuan remaja berusia 15 tahun yang berhasil meretas 259 situs ternama hanya dalam 90 hari.

Anak yang tidak diungkap identitas aslinya ini memang tergolong hebat, setiap beraksi ia selalu memalsukan alamat IP dan menghilangkan sejumlah bukti.

Seluruh situs yang menjadi korban pelaku adalah pelaku industri di Australia, ada yang bergerak di bidang olah raga, pariwisata, situs dewasa, dan beberapa bidang lainnya. Semua situs tersebut diobok-obok sejak Januari hingga Maret 2012.

Saat diinterogasi oleh pihak kepolisian, bocah tersebut mengaku tidak memiliki motif jahat. Ia hanya merasa bosan dan ingin membuktikan kemampuan kepada seluruh temannya di forum lokal khusus peretas. Konon di forum ini ia menduduki peringkat ke 50 dari 2.000 hacker yang aktif.

Dalam aksinya, bocah dengan nickname ACK!3STX menggunakan aplikasi khusus yang membuatnya tidak terdeteksi. Namun naas, software yang ia andalkan itu tidak berhasil melindunginya dari intaian satuan Cyber Crime Competence Centre Australia.


Meretas Sistem Interpol


Hacker 18 tahun asal Yunani ini sekarang harus meringkuk di bui. Ia terbukti telah meretas ke dalam situs pemerintah Amerika Serikat dan memasukan virus ke dalamnya.

Bukan hanya itu, polisi Yunani yang berhasil menciduknya pun menemukan senjata dan 130 kartu kredit palsu di kediamannya. Ia pun dituntut 6 tahun penjara karena menerobos jaringan komputer, memilki senjata ilegal, dan kartu kredit palsu.

sumber
ReadFull Article ..