Tampilkan postingan dengan label aksi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label aksi. Tampilkan semua postingan
Selasa, 03 Desember 2013
Aksi Spiderman Taklukkan Bakrie Tower Video
Si Manusia Laba-laba, Allain Phillipe Robert, akhirnya berhasil menaklukkan menara Bakrie Tower yang terletak di kawasan Epicentrum Kuningan, Jakarta, pada hari Minggu 25 Maret 2012. Pria asal Prancis tersebut mengaku jika dirinya tidak memiliki persiapan khusus untuk memanjat gedung pencakar langit setinggi 215 meter tersebut.
Menurutnya , Bakrie Tower memiliki tingkat kesulitan tersendiri lantaran gedung itu dikelilingi oleh kaca setebal 50 mm dengan sekat aluminium, sehingga butuh kehati-hatian ekstra untuk memanjatnya.
Robert mengaku jika dirinya membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam untuk memanjat gedung tersebut. "Karena saya perlu memindahkan alat ini (suction cups) untuk kemudian saya tempelkan dan saya injak, lalu saya naik. Saya juga butuh istirahat di atas untuk kemudian naik ke step berikutnya," ujar Robert yang mengaku sudah menaklukkan 30 gedung pencakar langit di seluruh dunia--empat di antaranya terletak di Indonesia.
VIDEO: Aksi "Spiderman" Taklukkan Bakrie Tower
Atraksi menarik dari Alain Robert si Manusia Laba-laba tersebut digelar Dalam rangka untuk memperingati ulang tahun ANTV ke-19 yang bertajuk "Samudra Karya".
Sumber: http://info-infounik.blogspot.com/2012/03/video-aksi-spiderman-taklukkan-bakrie.html
Jumat, 22 November 2013
5 Aksi Hacker Muda yang Bikin Heboh
Dalam dua tahun terakhir memang banyak sekali peretas remaja yang menunjukkan kenakalannya dengan membobol suatu situs, mencuri data di dalamnya, hingga melakukan penyadapan hanya untuk kesenangan belaka.
Ada hacker yang bernasib baik hingga kemudian memiliki penghasilan sendiri dari keahlian yang dimiliknya. Namun ada juga yang berakhir di balik jeruji besi karena dianggap sangat merugikan.
Mencuri Karya Penyanyi Kondang
Tahun lalu hacker yang menamakan dirinya DJ Stolen berhasil meretas ke dalam komputer beberapa penyanyi pop ternama seperti Lady Gaga, Ke$ha, Leona Lewis, Justin Timberlake, dan Mariah Carey.
Setelah sukes menyusup ke dalam komputer para artis tersebut, pelaku yang saat itu masih berusia 18 tahun langsung mencuri seluruh lagu yang belum dipublikasikan penyanyi tersebut.
Berkat kenakalannya, remaja tersebut berhasil mendulang uang lebih dari 15,000 euro. Namun pada akhirnya ia harus rela meringkuk di balik jeruji selama 18 bulan.
Menyerang Pentagon, CIA, Sony dan Nintendo
Hebatnya lagi serangan yang menggunakan metode DDoS itu mereka lakukan dari kamar tidur. Kini keduanya tengah menjalani proses hukum untuk bertanggung jawab atas aksinya tersebut.
Menggempur Server Call of Duty
Beruntung, perbuatannya itu tidak membawa ia ke balik jeruji besi, melainkan malah dilirik oleh Microsoft untuk dipekerjakan sebagai salah satu karyawannya.
90 Hari, Bobol 259 Situs
Pemerintah Australia beberapa waktu lalu sempat dihebohkan dengan kelakuan remaja berusia 15 tahun yang berhasil meretas 259 situs ternama hanya dalam 90 hari.
Anak yang tidak diungkap identitas aslinya ini memang tergolong hebat, setiap beraksi ia selalu memalsukan alamat IP dan menghilangkan sejumlah bukti.
Seluruh situs yang menjadi korban pelaku adalah pelaku industri di Australia, ada yang bergerak di bidang olah raga, pariwisata, situs dewasa, dan beberapa bidang lainnya. Semua situs tersebut diobok-obok sejak Januari hingga Maret 2012.
Saat diinterogasi oleh pihak kepolisian, bocah tersebut mengaku tidak memiliki motif jahat. Ia hanya merasa bosan dan ingin membuktikan kemampuan kepada seluruh temannya di forum lokal khusus peretas. Konon di forum ini ia menduduki peringkat ke 50 dari 2.000 hacker yang aktif.
Dalam aksinya, bocah dengan nickname ACK!3STX menggunakan aplikasi khusus yang membuatnya tidak terdeteksi. Namun naas, software yang ia andalkan itu tidak berhasil melindunginya dari intaian satuan Cyber Crime Competence Centre Australia.
Meretas Sistem Interpol
Hacker 18 tahun asal Yunani ini sekarang harus meringkuk di bui. Ia terbukti telah meretas ke dalam situs pemerintah Amerika Serikat dan memasukan virus ke dalamnya.
Bukan hanya itu, polisi Yunani yang berhasil menciduknya pun menemukan senjata dan 130 kartu kredit palsu di kediamannya. Ia pun dituntut 6 tahun penjara karena menerobos jaringan komputer, memilki senjata ilegal, dan kartu kredit palsu.
Bukan hanya itu, polisi Yunani yang berhasil menciduknya pun menemukan senjata dan 130 kartu kredit palsu di kediamannya. Ia pun dituntut 6 tahun penjara karena menerobos jaringan komputer, memilki senjata ilegal, dan kartu kredit palsu.
sumber
Langganan:
Postingan (Atom)